arrowtown new zealand

A Small Little Town Called Arrowtown

Dibanding semua kota yang kita kunjungi di New Zealand, Arrowtown ini mungkin yang paling berkesan. Padahal kotanya kecil dan gak ada yang spesial banget. Arrowtown ini kota kecil di dekat Queenstown. Dulunya daerah ini bekas penambangan dan banyak orang China tinggal disini.

Dari jauh, melihat Arrowtown ini seperti maket miniatur rumah. Dengan rumah kecil tertata rapih dan pepohonan yang daunnya beraneka warna. Karena kita ke New Zealand di saat autumn, pemandangan daun yang mulai mengering dan berwarna warni ini bukan pemandangan asing.
arrow-town-new-zealand-trip-1
arrow-town-new-zealand-trip-2
arrow-town-new-zealand-trip-3
arrow-town-new-zealand-trip-4
arrow-town-new-zealand-trip-5
Kita sempet puter-puter karena bingung cari pusat kotanya. It happens all the time! Karena kota di New Zealand ini sepi, lebih ramai kota Kuningan – kampung Halaman saya hehehehe. Dan berhubung mulai hujan, kita mampir ke tempat terdekat yang keliatan banyak orang aja.
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
Ditempat ini cuman ada satu cafe yang bentuknya homey banget. Sepertinya tempat tinggal pemiliknya juga karena bentuknya seperti rumah. Rumahnya kayak rumah impian saya banget, nyaman, dengan kursi ala vintage, dengan pekarangan luas. Love it, love it, love it. 
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
Makanan yang disediakan gak banyak, hanya ada minuman hangat seperti kopi dan homemade cake. Cuman pas lagi hujan, menikmati kopi sambil memandangi rintik hujan lewat jendela…. haaaaaaa masih teringat moment itu :)
Seudah agak reda, kita ke belakang cafe. Disitu harusnya bisa main game cari emas beneran di bak semen yang disediakan. Cuman mungkin karena lagi sepi turis, kita cuman bisa liat bak semen kosong dengan air jernih. Dari belakang cafe, kita naik ke atas lewat tangga berundak. Diatas ada beberapa bangunan tua, yang dulunya bekas penambang. Agak serem sedikit pas masuk, biasanya tempat gitu kan rada rada gimana gitu.
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
Setelah foto-foto kita balik ke mobil karena gak tahan dinginnya. Saya sampai pake baju gak jelas double double asal hangat aja.
Asli, entah kenapa saya berasa punya chemistry banget ama arrowtown *halah* pengen suatu hari bisa kesana lagi, liat daun berguguran. Papi juga agree, dia suka kesini meski gak ada apa-apa.
Just remembering the four of us holding hand, watching the falling leaves from above. The red brown color surrounding us. I will always remember Arrowtown. 
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand
arrowtown new zealand

Leave a Reply